Kerena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS Al-Insirah 5 - 6 )
Begitu Allah menghibur kita.Dia menjanjikan datangnya pertolongan setelah kita bersusah payah menjalankan perintah, akan selalu ada kemudahan di balik kesulitan. Seperti ketika Allah memerintah Nabi Ibrahim untuk menyembelih putra yang selama bertahun - tahun dinantikan kehadirannya , Ismail.Tapi ini adalah perintah.Dan Nabi Ibrahim maupun Ismail taat pada perintah Tuhannya.Meski , bagi mereka sungguh halitu adalah ujian yang sangat berat. Namun , apa yang terjadi kemudian ? Allah memberikan kemudahan.Allah memberikan kebahagiaan! Dengan menyelamatkan Ismail dari hunusan pedang yang akan menebas lehernya .Allah menggantinya dengan domba. Allahu Akbar !
Seperti itu pula yang menimpa Rasulullah di saat - saat dula menyelimuti dirinya. Kepergian istri tercinta, Khadijah dan sang paman , Abu Thalib dalam waktu yang berdekatan membuat Rasullah yang tak lain seorang hamba dari kalangan manusia biasa , juga merasa kehilangan .Hingga kemudian Allah memeberikan kegembiraan lewat peristiwa Isra' Mikraj.Keterpesonaan yang di alami Rasulullah ketika tiba di sidratul muntaha dan menatap wajah Allah telah mengubur kepedihan yang di rasakannya .Peristiwa itu membuat semangat dakwah Rasullullah kian melimpah . Maka beliau turun ke bumi dengan wajah berseri dan menceritakan pengalaman spritual luar biasa itu kepada para sahabatnya .
Begitu halnya yang sering kita alami . Suatu saat ketika datang sebuah ujian yang membuat airmata kita berderai , membuat hati kita sakit , tapi kita tetap sabar menempuh jalan-Nya , kita tetap membangun ketaatan sebagaimana yang di lakukan Nabi Ibrahim dan Rasullullah , maka kemudian Allah mendatangkan pertolongan .Allah mendatangkan kebahgian kepada kita , yang membuat air mata menjadi kristal - kristal permata.Dari tangis menjadi tawa.Kita merasakan bahwa kesedihan itu telah lenyap . Bahkan seolah kita tidak pernah merasakannya . Maka berbahagialah ! karena adalah suatu kepastian bahwa setelah kesulitan ada kemudahan . ^_^
Begitu Allah menghibur kita.Dia menjanjikan datangnya pertolongan setelah kita bersusah payah menjalankan perintah, akan selalu ada kemudahan di balik kesulitan. Seperti ketika Allah memerintah Nabi Ibrahim untuk menyembelih putra yang selama bertahun - tahun dinantikan kehadirannya , Ismail.Tapi ini adalah perintah.Dan Nabi Ibrahim maupun Ismail taat pada perintah Tuhannya.Meski , bagi mereka sungguh halitu adalah ujian yang sangat berat. Namun , apa yang terjadi kemudian ? Allah memberikan kemudahan.Allah memberikan kebahagiaan! Dengan menyelamatkan Ismail dari hunusan pedang yang akan menebas lehernya .Allah menggantinya dengan domba. Allahu Akbar !
Seperti itu pula yang menimpa Rasulullah di saat - saat dula menyelimuti dirinya. Kepergian istri tercinta, Khadijah dan sang paman , Abu Thalib dalam waktu yang berdekatan membuat Rasullah yang tak lain seorang hamba dari kalangan manusia biasa , juga merasa kehilangan .Hingga kemudian Allah memeberikan kegembiraan lewat peristiwa Isra' Mikraj.Keterpesonaan yang di alami Rasulullah ketika tiba di sidratul muntaha dan menatap wajah Allah telah mengubur kepedihan yang di rasakannya .Peristiwa itu membuat semangat dakwah Rasullullah kian melimpah . Maka beliau turun ke bumi dengan wajah berseri dan menceritakan pengalaman spritual luar biasa itu kepada para sahabatnya .
Begitu halnya yang sering kita alami . Suatu saat ketika datang sebuah ujian yang membuat airmata kita berderai , membuat hati kita sakit , tapi kita tetap sabar menempuh jalan-Nya , kita tetap membangun ketaatan sebagaimana yang di lakukan Nabi Ibrahim dan Rasullullah , maka kemudian Allah mendatangkan pertolongan .Allah mendatangkan kebahgian kepada kita , yang membuat air mata menjadi kristal - kristal permata.Dari tangis menjadi tawa.Kita merasakan bahwa kesedihan itu telah lenyap . Bahkan seolah kita tidak pernah merasakannya . Maka berbahagialah ! karena adalah suatu kepastian bahwa setelah kesulitan ada kemudahan . ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar