Kamis, 05 Mei 2011

KITA BELUM MERDEKA ^_^

Agustus datang . Kemeriahann nampak menjulang di segenap penjuru kota, pelosok desa bahkan hingga yang paling pelosok sekalipun .Sang Merah Putih berkibar di tiap halaman rumah , umbul - umbulk turut di pasang dan di pancang dengan gagahnya.Semua kendaraan mengenakan sang Merah-Putih pada tubuhnya.

   Mata saya berkaca-kaca menyaksikan itu semua. Inikah kemerdekaan itu ??? Inikah darah - darah para pahlawan itu ??? yang di kenang dengan berbagai macam perlombaan . Panjat pinang , makan kerupuk , karung goni .Inikah kemerdekaan ??


  Adakah mereka , yang setiap hari berbaring di bawah kolong jembatan .Adakah mereka yang setiap hari hidup dari barang -barang rongsokan , adakah mereka yang setiap terpaksa mengganjal lapar hingga entah berapa lama , juga merasakan kemerdekaan itu ? Atau malah penderitaan dan kesengsaraan ? sudah berpa kerdilkah nurani kita hingga tidak bisa menafsirkan kemerdekaan berdasarkan rasionalitas kita sebagai manusia ? Maka hari ini , saya berani mengatakan bahwa " KITA BELUM MERDEKA !"
Tidak ada kemerdekaan dalam kesengsaraan.Terlalu munafik bagi kita jikalau hari ini kita mengatakan merdeka , sementara  jutaan rakyat tak bisa  menikmati haknya lantaran mereka - para penguasa - dengan terang-terangan melakukan kecurangan .

  Inikah kemerdekaan itu ?? jika setiap hari kita lihat bocah gantung diri gara- gara melihat tayangan televisi , jika melihat anak - anak kita tak lagi menjadi anak-anak indonesia yang dulu di kenal sopan , tetapi menjadi anak-anak dan budak Amerika .Inikah kemerdekaan itu ? jika para warga kelas atas masih bermewah-mewah dengan barang buatan yahudi , sang penjajah sejati ? sementara tetangganya hampir mati karena menahan lapar ?


Harga kemerdekaan bukanlah secarik bendera di ujung tiang ,bukan pula nyanyian kebangsaan yang di nyanyikan dengan lantang , bukan pula seruan untuk menghadiri upacara di lapangan .Kemerdekaan menetas dari darah pahlawan .Kemerdekaan adalah nurani-nurani yang mewangi dan senantiasa nyaman tanpa campur tangan siapa pun .Kemerdekaan adalah pembebasan dari segala hal yang menyesat kan .

  Dan agustus pun berpesta dansa , menyembunyikan luka yang terus menganga . Sekali lagi   , "KITA BELUM MERDEKA  !"








Rabu, 04 Mei 2011

Kemudahan Setelah Kesulitan

Kerena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS Al-Insirah 5 - 6 ) 


Begitu Allah menghibur kita.Dia menjanjikan datangnya pertolongan setelah kita bersusah payah menjalankan perintah, akan selalu ada kemudahan di balik kesulitan. Seperti ketika Allah memerintah Nabi Ibrahim untuk menyembelih putra yang selama bertahun - tahun dinantikan kehadirannya , Ismail.Tapi ini adalah perintah.Dan Nabi Ibrahim maupun Ismail taat pada perintah Tuhannya.Meski , bagi mereka sungguh halitu adalah ujian yang sangat berat. Namun , apa yang terjadi kemudian ? Allah memberikan kemudahan.Allah memberikan kebahagiaan! Dengan menyelamatkan Ismail dari hunusan pedang yang akan menebas lehernya .Allah menggantinya dengan domba. Allahu Akbar !

Seperti itu pula yang menimpa Rasulullah di saat - saat dula menyelimuti dirinya. Kepergian istri tercinta, Khadijah dan sang paman , Abu Thalib dalam waktu yang berdekatan membuat Rasullah yang tak lain seorang hamba dari kalangan manusia biasa , juga merasa kehilangan .Hingga kemudian Allah memeberikan kegembiraan lewat peristiwa Isra' Mikraj.Keterpesonaan yang di alami Rasulullah ketika tiba di sidratul muntaha dan menatap wajah Allah telah mengubur kepedihan yang di rasakannya .Peristiwa itu membuat semangat dakwah Rasullullah kian melimpah . Maka beliau turun ke bumi dengan wajah berseri dan menceritakan pengalaman spritual luar biasa itu kepada para sahabatnya .

     Begitu halnya yang sering kita alami . Suatu saat ketika datang sebuah ujian yang membuat airmata kita berderai , membuat hati kita sakit , tapi kita tetap sabar menempuh jalan-Nya , kita tetap membangun ketaatan sebagaimana yang di lakukan Nabi Ibrahim dan Rasullullah , maka kemudian Allah mendatangkan pertolongan .Allah mendatangkan kebahgian kepada kita , yang membuat air mata menjadi kristal - kristal permata.Dari tangis menjadi tawa.Kita merasakan bahwa kesedihan itu telah lenyap . Bahkan seolah kita tidak pernah merasakannya . Maka berbahagialah ! karena adalah suatu kepastian bahwa setelah kesulitan ada kemudahan . ^_^